Komunitas KULMON Binaan Hipsi Institute Bikin Seru-Seruan Bareng Artis Ibukota.

Jombang, 18 Juli 2025 — Komunitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) KULMON (Kuliner Panemon) yang merupakan binaan dari HIPSI Institute, sukses menggelar kegiatan meriah bertajuk “Jalan-jalan Heppiii Djarum 76” pada Jumat (18/07) di Desa Bakalanrayung, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang.

Acara ini tak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal melalui sinergi antara komunitas, lembaga pembinaan, dan pihak swasta. Dalam momentum ini, KULMON tampil sebagai episentrum gerakan ekonomi kreatif yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga pengalaman dan kolaborasi.


Dari Grand Opening ke Titik Start Perubahan

Sejak dideklarasikan beberapa bulan lalu, KULMON telah menjadi wadah pemberdayaan bagi para pelaku UMKM khususnya di sektor kuliner. Dengan bimbingan dari HIPSI Institute, para pelaku usaha difasilitasi untuk mengurus legalitas usaha, seperti izin usaha, sertifikasi halal, serta pembekalan kapasitas bisnis yang berkelanjutan.

Puncaknya, di tanggal 18 Juli 2025, KULMON menjadi titik pemberangkatan utama program “Jalan-jalan Heppiii” yang digagas oleh Djarum 76. Tak tanggung-tanggung, kegiatan ini dihadiri oleh tiga artis papan atas yakni Aldi Taher, Arlida Putri, dan Erix Soekamti, yang turut membaur dengan warga dan komunitas UMKM.


Kemeriahan Dimulai dengan Pawai Vespa

Kegiatan dibuka dengan pawai komunitas Vespa Djarum 76, yang dilepas langsung oleh Kepala Desa Bakalanrayung, Bapak Budiono, didampingi oleh perwakilan KULMON dan HIPSI Institute, yaitu Mas Yogi dan Pak Abe. Suara knalpot klasik Vespa menggelegar di jalanan desa, menandai semangat kebersamaan dan energi positif dari warga setempat.


Sentuhan Budaya Lewat Mural dan Legenda Kebo Kicak

Tak hanya berpesta, kegiatan ini juga menyentuh sisi budaya lokal. Sebuah mural bertemakan ‘Kebo Kicak’, legenda khas Jombang, resmi ditandatangani oleh artis dan tokoh lokal sebagai bentuk pelestarian budaya dalam kemasan visual modern. Mural ini diharapkan menjadi ikon baru desa yang bisa menarik wisatawan dan menjadi spot edukatif bagi generasi muda.


Jelajah Potensi Lokal: Anyaman Tikar Pandan hingga Sendang Made

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan kunjungan ke sentra kerajinan anyaman tikar pandan di Desa Katemas, Kecamatan Kudu. Di sana, para artis dan peserta rombongan melihat langsung proses produksi kerajinan tangan yang masih dikerjakan secara tradisional oleh para ibu rumah tangga.

Usai kunjungan, rombongan diajak untuk menikmati makan siang santai di kawasan wisata Sendang Made, salah satu lokasi bersejarah di Jombang yang diyakini sebagai petilasan Prabu Airlangga. Selain menikmati keindahan alam, momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang jejaring dan diskusi santai antar pelaku usaha.


Pesta Rakyat, UKM Tampil Hebat

Puncak acara digelar di halaman desa dengan panggung hiburan dan bazar UMKM. Beragam jajanan kekinian khas KULMON seperti es jelly kekinian, ayam geprek sambal keju, tahu crispy hingga kopi lokal disajikan oleh pelaku UKM binaan HIPSI Institute.

Panggung hiburan diisi oleh penampilan musik dari artis, penampilan seni lokal, serta kuis interaktif yang membuat suasana semakin hidup. Warga dari berbagai desa di sekitar turut hadir memeriahkan acara hingga malam hari.


Sinergi Nyata untuk UMKM Naik Kelas

Perwakilan HIPSI Institute, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bukti bahwa pembinaan tidak harus kaku atau hanya dalam bentuk pelatihan. “Kami ingin UMKM juga punya panggung, eksposur, dan bisa langsung merasakan dampak nyata dari kolaborasi. KULMON adalah contoh bagaimana pendampingan menyatu dengan promosi dan hiburan,” ujar Mas Yogi, salah satu penggerak komunitas.

Dukungan dari Djarum 76 dan pemerintah desa menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor sangat mungkin diwujudkan, apalagi untuk mendorong pelaku usaha lokal agar mampu bersaing secara sehat dan kreatif.


Penutup

Kegiatan “Jalan-jalan Heppiii” bersama KULMON bukan sekadar event. Ini adalah gerakan nyata yang menunjukkan bahwa desa punya daya. UMKM lokal, jika diberdayakan dengan tepat, bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat dan berdampak luas.

Dengan semangat gotong royong, edukasi, dan hiburan, acara ini menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk terus berkembang dan membawa dampak bagi lingkungannya.


Penulis: Afil Kafi
Foto & Dokumentasi: Hipsi Institute Media Team

Baca juga : Bincang kopi hipsi institute

Hubungi Kami
Scroll to Top